Archive for 2019
ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS
TEORI ANIMASI
Apa itu animasi? Pengertian Animasi adalah
gambar bergerak yang berasal dari kumpulan berbagai objek yang disusun secara
khusus sehingga bergerak sesuai alur yang sudah ditentukan pada setiap hitungan
waktu. Objek yang dimaksud adalah gambar manusia, tulisan teks, gambar
hewan, gambar tumbuhan, gedung, dan lain sebagainya.
Ada juga beberapa orang yang mendefinisikan
animasi sebagai hasil pengolahan gambar tangan menjadi gambar bergerak
yang terkomputerisasi. Dulunya proses membuat konten animasi memerlukan gambar
tangan yang dibuat hingga berlembar-lembar. Namun, dengan kemajuan di bidang
teknologi komputer animasi tidak lagi dibuat diatas kertas melainkan langsung
di komputer.
Istilah animasi bukan hal asing lagi bagi
Kita, terutama anak-anak. Ini karena konten animasi biasanya Kita temukan pada
jenis film-film tokoh kartun atau anime.
Para pembuat konten animasi disebut dengan
animator. Saat ini ada banyak perusahaan sukses di bidang pembuatan film
animasi, diantaranya seperti Walt Disney, Pixar, DreamWorks, lain-lain. Dalam
artikel ini akan dibahas secara lengkap tentang pengertian animasi, prinsip,
dan jenis animasi.
Pengertian Animasi Menurut Para
Ahli
Beberapa ahli pernah menjelaskan tentang
pengertian animasi, diantaranya adalah:
1. Agus Suheri
Menurut Agus Suheri pengertian animasi adalah
kumpulan dari gambar yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga dapat
menghasilkan gerakan.
2. Ibiz Fernandez
Menurut Ibiz Fernandes pengertian animasi
adalah sebuah proses merekam dan memainkan kembali serankaian gambar statis
untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan.
Prinsip-Prinsip Animasi
Setelah memahami pengertian animasi, tentunya
kita juga perlu mengetahui prinsip-prinsip animasi. Ada dua belas prinsip
animasi, diantaranya adalah:
1. Kemampuan Menggambar (solid drawing)
Solid drawing adalah kemampuan individu dalam
membuat gambar dengan baik dan benar, dan juga kemampuan dalam mengkomposisikan
gambar sehingga terlihat lebih nyata.
2. Menekan dan Melentur (Squash and Stretch)
Squash and Stretch adalah membuat objek hidup
ataupun objek mati terlihat seolah-olah nyata sehingga terlihat bergerak secara
realistis dan lebih hidup.
3. Antisipasi (Anticipation)
Anticipation adalah membuat gerakan pada
sebuah objek secara berurutan sehingga penonton dapat memahami dan menikmati
animasi yang ditampilkan.
4. Tata Gerak (Staging)
Staging adalah penataan gerak dengan membuat
ekspresi pada karakter atau objek dalam animasi sehingga penonton lebih mudah
mengenalinya.
5. Straight Ahead and Pose to Pose
Ini adalah langkah seorang animator bekerja,
yaitu dengan terencana dalam membuat gambar, membuat gerakan dan ukuran, yang
dilakukan sejak awal membuat animasi.
6. Gerakan Mengikuti
Ketika scene berhenti bergerak, karakter
tidak berhenti secara tiba-tiba. Ini membuat sebuah animasi terlihat lebih
realistis.
7. Slow In and Slow Out
Ini adalah pengaturan staging dan timing dari
satu scene ke scene lainnya dalam sebuah animasi.
8. Konstruksi Lengkung (Archs)
Membuat pergerakan tubuh karakter/ objek
animasi terlihat lebih smooth. Misalnya gerakan mahluk hidup atau gerakan
benda-benda dalam animasi terlihat lebih realistis.
9. Penentuan Waktu (Timing)
Ini adalah penentuan waktu yang tepat kapan
suatu gerakan diberikan pada karakter/ objek dalam animasi yang dibuat.
10. Gerakan Pendukung (Secondary Action)
Ini adalah membuat berbagai gerakan pendukung
untuk melengkapi karakter pada ekspresi ataupun aksi agar terlihat lebih nyata.
11. Melebihkan (Exaggeration)
Ini merupakan upaya membuat suatu karakter
terlihat lebih meyakinkan dalam aksinya, misalnya membuat sebuah karakter
menjadi lebih lucu.
12. Daya Tarik (Appeal)
Ini merupakan kualitas dari animasi dimana
penonton dapat menikmati gambar yang memikat, desain yang bagus, punya daya
tarik, dan kelebihan lainnya.
Jenis-Jenis
Animasi
Secara umum jenis animasi dapat dibedakan
menjadi dua, yaitu:
1. Animasi Berdasarkan Bentuk Karakter
a. Stop Motion Animation/ Claymation
Jenis animasi ini pertamakali ditemukan oleh
Blakton pada tahun 1906. Blakton memanfaatkan tanah liat (clay) sebagai objek
animasi.
Contoh film yang memakai teknik animasi clay
adalah film Chicken Run dan Shaun the sheep. Tentu saja bahan yang digunakan bukanlah
tanah liat biasa tapi palasticin, yaitu bahan yang elastis/ lentur.
b. Animasi 2 Dimensi (2D)
Animasi 2D kita kenal dengan kartun
(cartoon), yaitu kumpulan gambar-gambar lucu dalam film animasi untuk menghibur
penonton. Beberapa contoh film kartun misalnya; Donal Bebek, Tom & Jerry,
dan lain-lain.
c. Animasi 3 Dimensi (3D)
Teknologi berperan besar bagi kemajuan
animasi, khususnya teknologi komputer. Animasi 3D adalah pengembangan dari
animasi 2D dimana objek dalam animasi menjadi terlihat lebih hidup.
Film-film animasi yang kita lihat saat ini
sudah menggunakan animasi 3D dan CGI (Computer Generated Imagery). Misalnya;
Finding Nemo, Toy Story, dan lain-lain.
d. Animasi Jepang (Anime)
Film animasi Jepang (anime) sangat disukai
berbagai kalangan di dunia dari segala usia. Beberapa anime Jepang yang sangat
populer misalnya One Piece, Slam Dunk, Naruto, dan lain-lain.
2. Animasi Berdasarkan Teknik Pembuatannya
a. Animasi Cell
Berasal dari kata “Celluloid”, ini merupakan
teknik membuat film animasi yang cukup populer. Animasi cell biasanya merupakan
lembaran-lembaran yang akan membentuk animasi tunggal. Jadi masing-masing cel
merupakan bagian terpisah. Misalnya objek dan latar belakangnya terpisah,
sehingga bisa bergerak secara mandiri.
b. Animasi Frame
Animasi frame adalah animasi yang menggunakan
rangkaian gambar yang ditunjukan secara bergantian. Contoh sederhananya,
seperti saat kita membuat gambar/ objek yang berbeda-beda pada
lembaran-lembaran buku, lalu membuka buku tersebut secara cepat dengan jari maka
gambar tersebut akan terlihat seolah-olah bergerak.
c. Animasi Sprite
Animasi sprite menggunakan latar belakang
diam lalu gambar digerakkan di bagian depan. Teknik ini adalah bagian dari
animasi yang bergerak secara mandiri, misalnya seperti burung terbang, planet
yang berotasi, bola yang memantul, logo yang berputar, dan lain-lain.
d. Animasi Path
Teknik animasi path adalah animasi dengan
menggerakkan obyek di sepanjang garis yang ditentukan sebagai lintasan.
Contohnya dalam pembuatan animasi kereta api, pesawat terbang, lain-lain yang
membutuhkan lintasan gerak tertentu.
e. Animasi Vektor
Teknik animasi vektor mirip seperti animasi
sprite, bedanya animasi sprite menggunakan bitmap sedangkan animasi vektor
menggunakan rumus matematika untuk menggambarkan sprite-nya.
f. Animasi Spline
Teknik animasi Spline merupakan representasi
matematis dari kurva, sehingga gerakan objek mengikuti garis berbentuk lurus
dan berbentuk kurva.
g. Animasi Karakter
Teknik animasi karakter umumnya ada di film
kartun dan juga pada film animasi 3D. Dalam animasi karakter, semua bagian
dalam animasi bergerak bersamaan namun karakter setiap objek punya ciri dan
gerakan yang berbeda.
Baca juga: Pengertian Storyboard
Manfaat
Konten Animasi dalam Strategi Marketing Bisnis
Saat ini sudah banyak pebisnis yang
menggunakan cara promosi atau marketing seperti ini untuk mengenalkan produk
mereka kepada masyarakat. Seperti pada pengertian animasi di atas sebagai
gambar-gambar yang bergerak, maka disini promosi dilakukan melalui konten
animasi dimana tidak hanya disebarkan melalui iklan televisi saja namun bisa
melalui media sosial.
Bicara tentang strategi pemasaran bisnis
memang saat ini lebih banyak yang menggunakan konten animasi melalui video
berdurasi pendek. Tujuannya adalah untuk menarik ketertarikan masyarakat
terutama melalui jejaring media sosial.
Berikut manfaat konten animasi untuk strategi
marketing bisnis Anda:
1. Menciptakan
Ketertarikan Masyarakat Pada Produk
Sasaran uatam dalam marketing tentu saja
menarik minat masyarakat untuk membeli produk Anda. Dari hasil survey
menyatakan bahwa lebih dari 80% konsumen membeli suatu produk karena pernah
melihat iklan produk tersebut melalui video durasi pendek.
Jika Anda mengaplikasikan konten animasi
dalam video promosi Anda, maka bisa jadi ini akan menambah minat masyarakat
untuk menontonnya.
2. Menjelaskan Produk Lebih Objektif
Promosi dengan cara menampilakn video dengan
konten animasi dirasa lebih objektif untuk mengenalkan produk. Konten video
yang dibuat dengan runtut dan alur yang jelas akan lebih mudah dipahami
masyarakat.
3. Meningkatkan Kunjungan Website
Setiap perusahaan profesional seharusnya
memiliki website resmi sebagai informasi online-nya. Jika Anda menampilak
konten-konten video animasi kreatif dalam website Anda, maka bisa membantu
meningkatkan kunjungan website, karena semakin bagus konten website maka
pengunjung pun akan semakin banyak dan tentunya promosi produk Anda menjadi
lebih efektif.
4. Meningkatkan Conservation Rate
Pada kasus produk dengan inovasi baru
biasanya perusahaan akan kesulitan untuk menyampaikan bagaimana produk tersebut
bekerja. Maka dari itu dengan menggunakan animasi bisa membantu menjelaskan
detail produk kepada konsumen melalui konten video yang mirip dengan tutorial.
5. Shareable
Jika dibandingkan dengan postingan seperti
gambar, video yang komunikatif dan menarik lebih banyak di-share atau dibagikan
ke antar teman melalui media sosial. Strategi marketing atau promosi melalui
media sosial memang paling efektif dan efisien mengingat penggunannya akan
selalu meningkat dari tahun ke tahun.
Contoh animasi,
( One Piece )
Kesimpulan : animasi dalam kehidupan kita sudah tidak asing lagi karna bisa di temukan di tv, internet,dll
Sekilas Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap sebagai gambar karena merupakan hasil dari abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan.
Desain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda, merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Definisi Desain Grafis
Desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa, seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan.
Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.
Definisi Desain Grafis Menurut Para Ahli
a. Menurut Suyanto, “Aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri”.
b. Jessica Helfand, “Kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat”.
c. Danton Sihombing, “Mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar, baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi”.
d. Michael Kroeger, “Visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran”.
Pada dasarnya untuk menciptakan karya desain grafis yang bagus, seni dan taste adalah dua hal yang perlu dikedepankan. Selain itu, mempelajari teori dan teknik juga tidak kalah pentingnya agar karya yang dihasilkan menjadi sebuah masterpiece.
contoh desain grafis :
Iklan
Logo animasiCuplikanPresentasiVideo promosiVideo tutorialSitus webAplikasiVideo gameSpandukGIFkesimpulan : desain grafis banyak di temukan di semua aspek dan di kehudapan sehari-hari kita sama hal nya animasi
1. Terdapat 3 jenis kriptografi jelaskan masing2 jenis kriptografi secara singkat
2. Berikan contoh kriptografi untuk jenis simetris
3. Uraikan dengan jelas, satu contoh pemakaian kriptografi pada kehidupan sehari hari
Jawabannya adalah...
1. Terdapat 3 jenis kriptografi yaitu:
*Kriptografi Simetris
Kriptografi Simetris adalah : Kode Hill atau lebih dikenal dengan Hill cipher merupakan salah satu algoritma kriptografi kunci simetris dan merupakan salah satu kripto polyalphabetic. Hill cipher diciptakan oleh Lester S. Hill pada tahun 1929 .
Teknik kriptografi ini diciptakan dengan maksud untuk dapat menciptakan cipher yang tidak dapat dipecahkan menggunakanteknik analisis frekuensi. Berbeda dengan caesar cipher, hill cipher tidak mengganti setiap abjad yang sama pada plainteks dengan abjad lainnya yang sama pada cipherteks karena menggunakan perkalian matriks pada dasar enkripsi dan dekripsinya.
* Kriptografi Asimetris
Algoritma asimetris atau algoritma kunci publik atau sandi kunci publik, memanfaatkan dua jenis kunci, yaitu kunci publik (public key) dan kunci rahasia (secret key). Kunci publik yaitu kunci yang dimanfaatkan untuk mengenkripsi pesan. Dan kunci rahasia dimanfaatkan untuk mendekripsi pesan.
Kunci publik bersifat global, maksudnya kunci ini tidak di rahasiakan jadi dapat dilihat oleh siapa pun. Kunci rahasia yaitu kunci yang dirahasiakan dan yang bisa melihatnya hanya orang-orang tertentu. Kelebihan utama dari algoritma ialah memberikan jaminan keamanan kepada siapa pun yang melakukan pergantian informasi walaupun di antara mereka tidak membuat perjanjian tentang keamanan pesan terlebih dahulu atau pun saling tidak mengetahui satu sama lain.
*Kriptografi Hibrid
Permasalahan yang memukau pada bidang kemanan informasi ialah adanya trade off antara kecepatan dan kenyamanan. Semakin aman maka akan semakin tidak nyaman, begitu juga sebaliknya semakin nyaman maka akan semakin tidak aman. Misalnya bidang kriptografi. Namun hal ini dapat ditangani dengan penggunaan kriptografi hibrida.
Kriptografi hibrida kerap digunakan karena menggunakan kelebihan kekencangan pemrosesan data oleh algoritma simetrik dan keringanan transfer kunci dengan memanfaatkan algoritma asimetrik. Hal ini menyebabkan peningkatan kecepatan tanpa mengurangi kenyamanan serta keamanan. Aplikasi kriptografi hibrida sekarang ini biasanya ditujukan bagi pengguna komputer.
2. Contoh kriptografi Simetris
Perhitungan Matematis Umum dari teknik hill cipher adalah aritmatika modulo atas matriks. Hill cipher memanfaatkan teknik per kalian matriks serta teknik invers atas matriks dalam penggunaannya. Kunci pada hill cipher yaitu matriks n x n dimana n merupakan ukuran dari blok. Bila matriks kunci di sebut dengan K, maka matriks K adalah sebagai berikut :
Matriks K yang menjadi kunci ini harus matriks yang invertible, maksudnya memiliki multiplicative inverse K-1 sehingga :
K.K-1 = 1
Ingat ya ! Kunci harus memiliki invers karena matriks K-1 tersebut merupakan kunci yang digunakan untuk mengerjakan dekripsi.
Cara Enkripsi
Dengan mengkodekan ataupun mengganti setiap huruf abjad dengan integer seperti berikut:
A = 0, B = 1, …, Z = 25
Proses enkripsi hill cipher secara matematis yaitu :
C = K . P mod 26
C = Cipherteks | K = Kunci | P = Plainteks
Proses enkripsi hill cipher dikerjakan secara per blok plainteks. Ukuran bloknya serupa seperti matriks kuncinya.
Perhatikan contoh berikut!
P = D O D I S P U T R A ,dikodekan/diintegerkan menjadi
P = 3 14 3 8 18 15 20 19 17 0
Karena matriks kunci K berukuran 2, sehingga plainteks terbagi menjadi blok ukuran 2 karakter. Blok kesatu dari plainteks P1,2 =[3;14] selanjutnya di enkripsi oleh kunci K dengan persamaan C = K . P mod 26. Karena perkalian tersebut menciptakan lebih dari angka 25 maka dilakukan modulo 26 pada hasil yang lebih dari 25.
Karakter yang ber korespondensi dengan 21 dan 9 ialah V dan J. Selesainya melakukan enkripsi semua blok pada plainteks P maka akan memperoleh cipherteks C sebagai berikut:
P = D O D I S P U T R A
C = V J R N P W L U R X
Cipherteks yang dihasilkan oleh enkripsi hill chiper atau kode hill menghasilkan cipherteks yang tidak memiliki pola yang menyerupai dengan plainteks ataupun pesan aslinya.
Mancari K Invers dan Teknik Dekripsi
Perhitungan matematis dekripsi pada hill chiper atau kode hill ini sama seperti enkripsi. Tetapi matriks kunci harus dibalik (invers) dahulu dan kunci invers harus memenuhi persamaan.
K . K-1 = 1.
P=K-1.Cm26
Sebelum mendekripsikannya, kunci K harus di invers terlebih dahulu, untuk menginversnya kita akan memakai persamaan [K | I] = K-1, proses invers ini akan kita lakukan dengan operasi baris/ row operation.
Dari perhitungan diatas didapatkan K invers :
K invers sudah memenuhi persamaan K . K-1 = I, berlandaskan perkalian K dengan K-1 selanjutnya dimodulasi dengan 26 menghasilkan I = [1 0;0 1]. Kemudian kita akan melakukan dekripsi terhadap chiperteks, lalu diubah menjadi integer dahulu. Dengan kunci dekripsi yang dimiliki, kriptanalis hanya perlu menggunakan persamaan (P = K-1 . C mod 26) pada cipherteks dan kunci, jadi akan menghasilkan plainteks atau pesan asli (P = D O D I S P U T R A).
Kode hill atau disebut juga dengan Hill cipher adalah algoritma kriptografi klasik yang sangat kuat jika dipandang berdasarkan segi keamanannya, karena dengan matriks kunci hill cipher harus merupakan matriks yang invertible, dan di situlah letak keistimewaan dan kerumitan dari kode hill tersebut.
3. Contoh pemakaian kriptografi dikehidupan sehari-hari :
Pay TV
Pay TV adalah siaran TV yang hanya dapat dinikmati oleh pelanggan yang membayar saja, sedangkan pemilik TV yang tidak berlangganan tidak dapat menikmati siarannya (Di Indonesia Pay TV dikelola oleh PT. IndoVision).
Siaran Pay TV dipancarkan secara broadcast, namun hanya sejumlah pesawat TV yang berhasil menangkap siaran tersebut yang dapat ‘mengerti’ isinya.
Pada sistem Pay TV, sinyal broadcast dienkripsi dengan kunci yang unik. Orang-orang yang berlangganan Pay TV pada dasarnya membayar untuk mengetahui kunci tersebut.
Bagaimana mengetahui bahwa kunci tersebut dimiliki oleh pelanggan yang sah, dan bukan orang yang mengetahui kunci tersebut dari pelanggan lainnya? Solusi yang umum adalah setiap pelanggan diberikan smart card yang mengandung kunci rahasia (private key) yang unik dalam konteks algoritma kriptografi kunci-publik.
Smart card dimasukkan ke dalam card reader yang dipasang pada pesawat TV.Selanjutnya, pelanggan Pay TV dikirimi kunci simetri yang digunakan untuk mengenkripsi siaran. Kunci simetri ini dikirim dalam bentuk terenkripsi dengan menggunakan kunci publik pelanggan. Smart card kemudian mendekripsi kunci simetri ini dengan kunci rahasia pelanggan. Selanjutnya, kunci simetri digunakan untuk mendekripsi siaran TV.
Sumber :
https://www.mastekno.com/id/pengertian-tujuan-dan-jenis-jenis-kriptografi-rumus-penyelesaian/
http://ilmu-kriptografi.blogspot.com/2011/05/kriptografi-dalam-kehidupan-sehari-hari.html
2. Berikan contoh kriptografi untuk jenis simetris
3. Uraikan dengan jelas, satu contoh pemakaian kriptografi pada kehidupan sehari hari
Jawabannya adalah...
1. Terdapat 3 jenis kriptografi yaitu:
*Kriptografi Simetris
Kriptografi Simetris adalah : Kode Hill atau lebih dikenal dengan Hill cipher merupakan salah satu algoritma kriptografi kunci simetris dan merupakan salah satu kripto polyalphabetic. Hill cipher diciptakan oleh Lester S. Hill pada tahun 1929 .
Teknik kriptografi ini diciptakan dengan maksud untuk dapat menciptakan cipher yang tidak dapat dipecahkan menggunakanteknik analisis frekuensi. Berbeda dengan caesar cipher, hill cipher tidak mengganti setiap abjad yang sama pada plainteks dengan abjad lainnya yang sama pada cipherteks karena menggunakan perkalian matriks pada dasar enkripsi dan dekripsinya.
* Kriptografi Asimetris
Algoritma asimetris atau algoritma kunci publik atau sandi kunci publik, memanfaatkan dua jenis kunci, yaitu kunci publik (public key) dan kunci rahasia (secret key). Kunci publik yaitu kunci yang dimanfaatkan untuk mengenkripsi pesan. Dan kunci rahasia dimanfaatkan untuk mendekripsi pesan.
Kunci publik bersifat global, maksudnya kunci ini tidak di rahasiakan jadi dapat dilihat oleh siapa pun. Kunci rahasia yaitu kunci yang dirahasiakan dan yang bisa melihatnya hanya orang-orang tertentu. Kelebihan utama dari algoritma ialah memberikan jaminan keamanan kepada siapa pun yang melakukan pergantian informasi walaupun di antara mereka tidak membuat perjanjian tentang keamanan pesan terlebih dahulu atau pun saling tidak mengetahui satu sama lain.
*Kriptografi Hibrid
Permasalahan yang memukau pada bidang kemanan informasi ialah adanya trade off antara kecepatan dan kenyamanan. Semakin aman maka akan semakin tidak nyaman, begitu juga sebaliknya semakin nyaman maka akan semakin tidak aman. Misalnya bidang kriptografi. Namun hal ini dapat ditangani dengan penggunaan kriptografi hibrida.
Kriptografi hibrida kerap digunakan karena menggunakan kelebihan kekencangan pemrosesan data oleh algoritma simetrik dan keringanan transfer kunci dengan memanfaatkan algoritma asimetrik. Hal ini menyebabkan peningkatan kecepatan tanpa mengurangi kenyamanan serta keamanan. Aplikasi kriptografi hibrida sekarang ini biasanya ditujukan bagi pengguna komputer.
2. Contoh kriptografi Simetris
Perhitungan Matematis Umum dari teknik hill cipher adalah aritmatika modulo atas matriks. Hill cipher memanfaatkan teknik per kalian matriks serta teknik invers atas matriks dalam penggunaannya. Kunci pada hill cipher yaitu matriks n x n dimana n merupakan ukuran dari blok. Bila matriks kunci di sebut dengan K, maka matriks K adalah sebagai berikut :
Matriks K yang menjadi kunci ini harus matriks yang invertible, maksudnya memiliki multiplicative inverse K-1 sehingga :
K.K-1 = 1
Ingat ya ! Kunci harus memiliki invers karena matriks K-1 tersebut merupakan kunci yang digunakan untuk mengerjakan dekripsi.
Cara Enkripsi
Dengan mengkodekan ataupun mengganti setiap huruf abjad dengan integer seperti berikut:
A = 0, B = 1, …, Z = 25
Proses enkripsi hill cipher secara matematis yaitu :
C = K . P mod 26
C = Cipherteks | K = Kunci | P = Plainteks
Proses enkripsi hill cipher dikerjakan secara per blok plainteks. Ukuran bloknya serupa seperti matriks kuncinya.
Perhatikan contoh berikut!
P = D O D I S P U T R A ,dikodekan/diintegerkan menjadi
P = 3 14 3 8 18 15 20 19 17 0
Karena matriks kunci K berukuran 2, sehingga plainteks terbagi menjadi blok ukuran 2 karakter. Blok kesatu dari plainteks P1,2 =[3;14] selanjutnya di enkripsi oleh kunci K dengan persamaan C = K . P mod 26. Karena perkalian tersebut menciptakan lebih dari angka 25 maka dilakukan modulo 26 pada hasil yang lebih dari 25.
Karakter yang ber korespondensi dengan 21 dan 9 ialah V dan J. Selesainya melakukan enkripsi semua blok pada plainteks P maka akan memperoleh cipherteks C sebagai berikut:
P = D O D I S P U T R A
C = V J R N P W L U R X
Cipherteks yang dihasilkan oleh enkripsi hill chiper atau kode hill menghasilkan cipherteks yang tidak memiliki pola yang menyerupai dengan plainteks ataupun pesan aslinya.
Mancari K Invers dan Teknik Dekripsi
Perhitungan matematis dekripsi pada hill chiper atau kode hill ini sama seperti enkripsi. Tetapi matriks kunci harus dibalik (invers) dahulu dan kunci invers harus memenuhi persamaan.
K . K-1 = 1.
P=K-1.Cm26
Sebelum mendekripsikannya, kunci K harus di invers terlebih dahulu, untuk menginversnya kita akan memakai persamaan [K | I] = K-1, proses invers ini akan kita lakukan dengan operasi baris/ row operation.
Dari perhitungan diatas didapatkan K invers :
K invers sudah memenuhi persamaan K . K-1 = I, berlandaskan perkalian K dengan K-1 selanjutnya dimodulasi dengan 26 menghasilkan I = [1 0;0 1]. Kemudian kita akan melakukan dekripsi terhadap chiperteks, lalu diubah menjadi integer dahulu. Dengan kunci dekripsi yang dimiliki, kriptanalis hanya perlu menggunakan persamaan (P = K-1 . C mod 26) pada cipherteks dan kunci, jadi akan menghasilkan plainteks atau pesan asli (P = D O D I S P U T R A).
Kode hill atau disebut juga dengan Hill cipher adalah algoritma kriptografi klasik yang sangat kuat jika dipandang berdasarkan segi keamanannya, karena dengan matriks kunci hill cipher harus merupakan matriks yang invertible, dan di situlah letak keistimewaan dan kerumitan dari kode hill tersebut.
3. Contoh pemakaian kriptografi dikehidupan sehari-hari :
Pay TV
Pay TV adalah siaran TV yang hanya dapat dinikmati oleh pelanggan yang membayar saja, sedangkan pemilik TV yang tidak berlangganan tidak dapat menikmati siarannya (Di Indonesia Pay TV dikelola oleh PT. IndoVision).
Siaran Pay TV dipancarkan secara broadcast, namun hanya sejumlah pesawat TV yang berhasil menangkap siaran tersebut yang dapat ‘mengerti’ isinya.
Pada sistem Pay TV, sinyal broadcast dienkripsi dengan kunci yang unik. Orang-orang yang berlangganan Pay TV pada dasarnya membayar untuk mengetahui kunci tersebut.
Bagaimana mengetahui bahwa kunci tersebut dimiliki oleh pelanggan yang sah, dan bukan orang yang mengetahui kunci tersebut dari pelanggan lainnya? Solusi yang umum adalah setiap pelanggan diberikan smart card yang mengandung kunci rahasia (private key) yang unik dalam konteks algoritma kriptografi kunci-publik.
Smart card dimasukkan ke dalam card reader yang dipasang pada pesawat TV.Selanjutnya, pelanggan Pay TV dikirimi kunci simetri yang digunakan untuk mengenkripsi siaran. Kunci simetri ini dikirim dalam bentuk terenkripsi dengan menggunakan kunci publik pelanggan. Smart card kemudian mendekripsi kunci simetri ini dengan kunci rahasia pelanggan. Selanjutnya, kunci simetri digunakan untuk mendekripsi siaran TV.
Sumber :
https://www.mastekno.com/id/pengertian-tujuan-dan-jenis-jenis-kriptografi-rumus-penyelesaian/
http://ilmu-kriptografi.blogspot.com/2011/05/kriptografi-dalam-kehidupan-sehari-hari.html
1. Mengapa Sistem Basis data harus di proteksi
2. Bagaimana DBMS dapat digunakan untuk melakukan proteksi data
jawab :
1. karna untuk melindungi data dari berbagai resiko yang mungkin terjadi, dan membawa dampak terhadap data dalam basis data, contoh nya pengaksesan oleh orang yang tidak di kenal
2. dengan cara memberi hakases yang di berikan oleh database administrator, bisa berupa insert,update,delete kepada user atau sebagian dari itu