Posted by : carakasakti.blogspot.com
Selasa, 31 Maret 2020
Analisis kelayakan Kredit
Analisis kelayakan kredit adalah cara untuk
menghitung kelayakan kredit suatu usaha atau organisasi. Dengan perkataan lain,
analisis kredit adalah penilaian kemampuan suatu perusahaan menghargai semua
kewajiban keuangannya. Laporan keuangan teraudit dari sebuah perusahaan besar
dapat dianalisis ketika perusahaan itu menerbitkan obligasi. Atau, sebuah bank
dapat menganalisis laporan keuangan suatu usaha kecil sebelum pinjaman
komersial diberikan atau diperbarui. Istilah ini mengacu pada kedua kasus,
apakah bisnis itu besar atau kecil.
Tujuan analisis kelayakan kredit adalah untuk
meneliti calon peminjam dan fasilitas pinjaman yang diajukan dan untuk
menetapkan kadar risiko. Kadar risiko diperoleh dengan menaksir peluang
kegagalan oleh calon peminjam pada tingkat kepercayaan tertentu selama
berjalannya fasilitas, dan dengan menaksir jumlah kerugian yang akan dialami
pemberi pinjaman jika kegagalan terjadi.
Jenis – jenis Kredit
Jenis-jenis kredit menurut Kasmir dalam bukunya
Manajemen Perbankan (2003:76), yaitu :
Dilihat dari segi kegunaan:
- Kredit
Investasi
Yaitu kredit jangka
panjang yang biasanya digunakan untuk keperluan perluasan proyek atau usaha.
- Kredit
Modal Kerja
Yaitu kredit yang
digunakan untuk keperluan meningkatkan produksi dalam operasionalnya.
Dilihat
dari segi tujuan kredit
- Kredit Produktif
Kredit yang digunakan
untuk peningkatan usaha atau produksi dan investasi.
- Kredit Konsumtif
Kredit yang digunakan
untuk konsumsi secara pribadi, misalanya untuk perumahan, kredit mobil, dan
sebagaianya.
- Kredit Perdagangan
Merupakan kredit yang
diberikan kepada para pedaganng dan digunakan untuk membiayai aktivitas
perdagangannya.
Dilihat
dari segi jangka waktu
- Kredit jangka pendek
Merupakan kredit yang
memiliki jangka waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun dan
biasanya digunakan untuk modal kerja.
- Kredit jangka menengah
Jangka waktu kredit ini
biasanya berkisar antara satu tahun sampai dengan tiga tahun, dan biasanya
digunakan untuk melakukan investasi.
- Kredit jangka panjang
Yaitu kredit yang masa
pengembaliannya paling panjang jangka waktunya diatas tiga tahun atau lima
tahun. Biasanya kredit ini untuk investasi jangka panjang, seperti perkebunan
kelapa sawit atau manufaktur dan untuk konsumtif seperti kredit perumahan.
Dilihat
dari segi jaminan
- Kredit dengan jaminan
Merupakan kredit yang
diberikan dengan suatu jaminan apakah jaminan berbentuk barang berwujud, atau
tidak berwujud, atau jaminan orang. Artinya setiap kredit yang dikeluarkan akan
dilindungi minimal seniali jaminan atau kredit tertentu jaminan harus melebihi
jumlah kredit yang diajukan calon debitur.
- Kredit tanpa jaminan
Kredit tanpa jaminan,
kredit ini diberikan dengan melihat prospek usaha, karakter, serta loyalitas
atau nama baik si calon debitur selama berhubungan dengan bank.